Referensi Wisata Kuliner di Garut
Referensi Wisata Kuliner di Garut – Garut tidak hanya populer karena alamnya saja, tapi juga karena kenikmatan kulinernya. Wisata kuliner di Garut semakin bervariasi, dari makanan tradisional legendaris sampai makanan kekinian yang siap di nikmati di tengah suasana alam atau pusat kota.
Berikut wisata kuliner di Garut
1. Resto Rasa
Resto Rasa menjadi tempat makan yang bisa di datangi setelah tiba di Stasiun Garut. Tempat makan ini menyambut pengunjung dengan nuansa vintage yang klasik serta sederhana. Interiornya di dominasi oleh ornamen kayu serta lampu gantung zaman dahulu yang menghasilkan suasana nostalgia. Tempat makan ini menghidangkan menu khas nusantara seperti beragam masakan bebek, rawon sapi, sop iga sampai coto Makassar.
2. Soto H. Ahri
Sudah ada sejak 1943, restoran ini adalah ciri khas kuliner Garut yang tidak bisa di gantikan. Terletak di Jl Mandalagiri, tempat legendaris ini populer dengan kuah kaldunya yang kental, gurih, serta di olah secara tradisional memakai arang. Irisan daging sapi muda yang empuk serta kaya rasa menjadi khas dari soto ini.
Baca juga : Daftar Wisata Kuliner di Cilegon
3. Rumah Makan M. Iki
Keunikan dari restoran ini adalah lokasinya yang ada di samping rel kereta api, memberikan pengalaman makan yang unik serta berbeda. Banyak pembeli yang membandingkan dengan warung makan pinggir rel yang terkenal di Vietnam. Menu utama di sini adalah nasi liwet lengkap, ikan asin goreng, sayur asem, dan sambal dadak yang segar.
4. Cuanki Lesehan Stasiun
Cuanki Lesehan yang populer dengan kuah gurih serta sambal hijau yang khas. Makanan ini di hidangkan dengan tahu, siomay, bakso kecil, serta pangsit rebus yang menggugah selera. Kelebihan dari hidangan ini adalah rasa yang khas dan tetap di pertahankan tanpa banyak berubah. Banyak pembeli sengaja datang ke lokasi hanya untuk mencoba seporsi hidangan ini. Dengan harga yang murah serta penghidangan yang cepat, membuat hidangan ini menjadi favorit.
5. Taman Jaya Ujung Kulon
Taman Jaya Ujung Kulon menghidangkan seafood segar seperti pecak bandeng tanpa duri, pindang kepala ikan, sampai udang saus Padang yang nikmat. Di hidangkan dengan nasi dalam bakul tradisional serta lalapan segar membuat terasa seperti di rumah nenek. Nuansa yang rindang, harga yang murah, dan kenikmatan makanan membuat tempat makan ini menjadi langganan banyak pekerja industri serta warga lokal. Ada juga hidangan ayam untuk pembeli yang tidak makan seafood.