Restoran di Jerman Terapkan Aturan Unik: Sisa Makanan Kena Denda
Rsetoran Jerman – Demi menjaga lingkungan yang sehat, di perlukan usaha yang besar untuk mendorong setiap orang menyadari keadaan sekitar jika banyak kerusakan yang telah di perbuat oleh manusia.
Baca juga: Tips Goreng Ayam Tidak Keras Tetap Juicy, Empuk dan Renyah Sempurna
Dukungan yang di berikan juga tidak selalu dari pemerintah, tetapi dunia kuliner pun harus berkontribusi dalam menjaga alam. Di jerman, beberapa restoran mulai menerapkan peraturan bagi pelanggan yang tidak menghabiskan makanan. Conde Nest Traveler melaporkan bahwa restoran-restoran yang ikut berpartisipasi dalam menjaga alam ini berasal dari dua restoran jepang dan satu restoran Tiongkok-Mongolia.
Seperti restoran jepangYouki di Stuttgart kini memberlakukan kebijakan”habiskan atau bayar,”dimana pelanggan akan di kenakan biaya tambahan USD 1,15 (sekitar 17 ribu) yang di ambil dari prasmanan masih tersisa di pring mereka.
Upaya Restoran
Meski denda yang di beriakn tidak akan mengurangi isi dompet, pemilik restoran Gouyu Luan berharap
langkah kecil ini dapat menumbuhkan keasadaran pelanggan untuk tidak membuang makanan sembarangan.
Restoran Okini di Disseldrop lebih dulu menerapkan kebijakan ini sejak 2013 tanpa banyak keluhan dari publik.
Sementara Restoran Tiongkok-mongolia Himalaya di Rhine-westpjalia utara mengenakan biaya lebih besar senilai.
USD 2,25 sekitar Rp34 ribu jika sisa makanan lebih dari 100 gram.
Kebijakan yang diterapkan pada beberapa restoran ini menjadi langkah kreatif untuk menekan limbah.
makanan sekaligus mengajarkan tanggung jawab, karena sisa makanan juga dapat menghasilkan gas metana yang mempercepat pemansan globa.
